BeritaNasionalPemerintahan

‎5 Calon Manajer Kodes Merah Putih Meninggal saat Latsar, Kemhan Berikan Santunan

×

‎5 Calon Manajer Kodes Merah Putih Meninggal saat Latsar, Kemhan Berikan Santunan

Sebarkan artikel ini
Peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) saat mengikuti Latsar (Latihan Dasar) Manajer Kopdes Merah Putih di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta. (Istimewa)

Jakarta,- Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya lima peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) yang wafat saat mengikuti Latihan Dasar Militer (Latsarmil). Korban meninggal saat ini berjumlah 5 orang, dalam konferensi pers, Jumat, (26/06/2026).

‎Sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian negara, Kemhan memberikan santunan sebesar Rp50 juta kepada masing-masing keluarga korban. Selain itu, pemerintah juga mendampingi seluruh proses penanganan, mulai dari perawatan medis, pemulangan jenazah, hingga proses pemakaman.

‎Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemhan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia, menyampaikan duka cita kepada seluruh keluarga korban.

‎”Atas nama Kementerian Pertahanan, Panitia Seleksi Nasional, dan seluruh penyelenggara Program SPPI, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya lima peserta program yang sedang mengikuti latihan bela negara dan manajerial,” ujarnya.

‎Ketut menjelaskan, seluruh peserta yang meninggal telah melalui tahapan seleksi dan pemeriksaan kesehatan sebelum mengikuti Latsarmil. Saat mengalami gangguan kesehatan selama pelatihan, para peserta juga telah mendapatkan penanganan tenaga medis di satuan pendidikan sebelum dirujuk ke rumah sakit. Penyebab kematian masing-masing peserta berbeda dan masih didalami melalui evaluasi medis.

‎”Kelima peserta tersebut memiliki karakter dan kondisi medis yang berbeda-beda. Seluruh peserta telah mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur, baik di fasilitas kesehatan satuan maupun rumah sakit rujukan,” ujarnya.

‎Adapaun peserta yang meninggal, diantaranya, pertama, Yonanda Muhammad Taufik yang berasal dari Satdik Pusdiklatpur Kodiklatad Baturaja. Kedua, Anisya Musyarofah dari Satdik Dodik Kejuruan Rindam VI/Mulawarman Balikpapan. Ketiga, Novia Ramadani Sitorus dari Satdik Pusbahasa Kodiklat Angkatan Udara. Keempat, Muhammad Rifki Renaldi Gunawan dari Satuan Pendidikan Yonparako 465 Halim Perdanakusuma. Kelima, Nola Dya Sari dari Satuan Pendidikan Dodik Bela Negara Kalimantan.

‎Dengan bertambahnya jumlah korban, Menteri Pertahanan memerintahkan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Latsarmil. Evaluasi akan mencakup pemeriksaan kesehatan peserta, pengawasan medis, standar keselamatan, serta metode pelatihan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

‎”Sebagai bentuk evaluasi kedepan, kegiatan pelatihan juga akan dibuat lebih adaptif, edukatif, dan memperhatikan kondisi psikologis peserta melalui metode pembelajaran yang membangun semangat kerja sama dan kemampuan memecahkan masalah,” tegasnya.

‎Sementara itu, Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap setiap insiden yang terjadi selama pelaksanaan program SPPI.

‎”Kami selaku Kementerian Pertahanan senantiasa berharap semua kegiatan dapat berjalan dengan baik dan kami memiliki komitmen untuk melaksanakan evaluasi-evaluasi terhadap setiap kejadian ataupun hal-hal insiden yang telah sebelumnya terjadi,” kata Rico.Peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) saat mengikuti Latsar (Latihan Dasar) Manajer Kopdes Merah Putih di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta. (Istimewa)

‎Kemhan berharap masyarakat tetap mendukung pelaksanaan Program SPPI yang menjadi bagian dari upaya pemerintah mencetak sumber daya manusia berkarakter serta memiliki jiwa kepemimpinan untuk mendukung pembangunan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *