BeritaBlora

Korwil SPPG Blora Tegaskan Larangan Pakai MinyaKita, SPPG Bogowanti Jadi Sorotan

×

Korwil SPPG Blora Tegaskan Larangan Pakai MinyaKita, SPPG Bogowanti Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
‎Temuan oleh Korwil SPPG Kabupaten Blora, Artika Diannita menemukan minyak goreng MinyaKita di rak dapur SPPG Bogowanti saat Sidak. (Istimewa)

Blora,– Penggunaan minyak goreng merek MinyaKita di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bogowanti, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, menjadi sorotan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Temuan tersebut muncul setelah terjadi menyusul setelah dugaan keracunan makanan yang dialami siswa penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan yang sama, pada Senin (20/6/2026).

‎Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kabupaten Blora, Artika Diannita, menegaskan bahwa penggunaan MinyaKita tidak diperbolehkan dalam penyediaan makanan program MBG.

‎Menurutnya, bahan baku yang digunakan dalam proses produksi makanan MBG harus memenuhi standar yang telah ditentukan, termasuk penggunaan minyak goreng dengan kualitas premium untuk menjaga mutu makanan yang disajikan kepada penerima manfaat.

‎“Sebenarnya nggak boleh. Memang untuk semua bahan baku harus pakai yang premium karena mengingat dari kualitasnya,” jelasnya.

‎Ia juga menambahkan pihaknya akan tegas memberikan imbauan kepada mitra agar tidak lagi menggunakan MinyaKita dalam penyediaan makanan MBG.

‎“Nanti kita memberikan imbauan kepada mitra yang menggunakan itu supaya ke depannya tidak menggunakan lagi,” tegasnya‎

‎Terkait kemungkinan sanksi, Ia menyebut pihaknya akan terlebih dahulu melaporkan temuan tersebut kepada Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Jawa Tengah.

‎“Nanti kita laporkan dulu ke KPPG, terkait hasilnya dan sanksinya dari KPPG,” pungkasnya.

‎Pengakuan dari pengelola SPPG

‎Sebelumnya, penggunaan MinyaKita di SPPG Bogowanti diketahui setelah adanya pemeriksaan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Blora. Temuan penggunaan MinyaKita tersebut diketahui berada di dapur SPPG Bogowanti. Pengelola dapur mengakui bahwa penggunaan minyak goreng tersebut baru dilakukan sekitar sepekan terakhir.‎

‎Pemilik dapur SPPG Bogowanti, Sumining, membenarkan adanya penggunaan MinyaKita yang diperoleh dari pemasok. Namun, ia menyebut minyak tersebut baru digunakan dalam sepekan terakhir.

‎“Iya, ada (MinyaKita) kita ambil dari supplier,” ujar Sumining.

‎Ia menambahkan penggunaan MinyaKita di dapur tersebut baru dimulai pada Rabu pekan lalu. Sebelum itu ia menggunakan minyak goreng premium merek Sunco. Penggunaan MinyaKita dilakukan setelah pihaknya melihat mitra lain menggunakan produk tersebut.

‎“Kita baru pakai hari Rabu minggu kemarin, tapi saya biasanya pakai Sunco, kok temen yang lain saya lihat pakai itu (MinyaKita), akhirnya kita mengikuti,” katanya.

‎Sementara itu, Kepala SPPG Bogowanti, Putri, juga membenarkan penggunaan minyak goreng tersebut. Ia menegaskan bahwa sebelumnya dapur SPPG tidak menggunakan MinyaKita.

‎“Sebenarnya sebelumnya tidak pakai MinyaKita, pakainya Sunco,” ujar Putri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *