Blora, – Empat siswa SMP Negeri 1 Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, dilaporkan kepolisian atas dugaan perundungan. Satu di antaranya merupakan anak anggota DPRD Blora.
Saat dikonfirmasi, Kepala SMPN 1 Blora, Ainur Rofiq membenarkan. Namun, terkait identitas siswa maupun orangtua, Rofiq tidak memberikan penjelasan lebih lanjut. “Iya,” kata Rofiq singkat saat ditemui, Kamis (13/8/2026).
Peristiwa perundungan tersebut terjadi pada Jumat (7/8/2026) lalu yang melibatkan siswa kelas IX. Pihaknya juga menjelaskan peristiwa yang terjadi pada Jumat (7/8/2026) lalu itu mengakibatkan korban mengalami luka pada bibirnya. “Saya mohon maaf atas kejadian di SMP 1 yang mana di sosial media sudah viral bahwa ada pertengkaran, ada perundungan di SMP 1 itu,” terangnya.
Karena kejadian berlangsung pada akhir pekan, sekolah baru dapat melakukan pengumpulan informasi pada hari senin, hari sebelumnya fokus memeriksakan korban ke rumah sakit. “Hari Seninnya kita itu kumpulkan anak-anak kita mintai informasi, kemudian guru BK (bimbingan konseling) sudah mengumpulkan informasi, dan dari pihak terlapor kan awalnya minta dimediasi,” tambahnya.
Terkait penyelesaian kasus melalui mediasi, Rofiq menjelaskan agenda mediasi yang dijadwalkan pada Selasa (11/8/2026) lalu tidak dihadiri oleh korban dan keluarganya. “Sampai jam 09.00 WIB belum datang, kita hubungi sampai jam 10.00 WIB akhirnya jam 10.30 WIB menyatakan kalau tidak bisa datang karena ingin melaporkan di Polres,” urainya.
Pihaknya kemudian memberitahukan kepada orangtua terduga pelaku bahwa korban telah melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian. “Setelah melaporkan ke Polres ya saya sampaikan kepada anak-anak dan orangtuanya yang terlibat itu, bahwa ini si korban memilih melaporkan ke Polres,” jelasnya. (Red)













