BeritaBloraEkonomi

Diduga Terbebani Biaya Pendidikan Anak, IRT di Blora Ditemukan Meninggal Gantung Diri

×

Diduga Terbebani Biaya Pendidikan Anak, IRT di Blora Ditemukan Meninggal Gantung Diri

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Seorang IRT Gantung Diri. (Istimewa)

Blora,– Warga Desa Mojorembun, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, digegerkan dengan penemuan seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial M (41) yang ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri. Aksi nekat tersebut diduga akibat terbebani biaya pendidikan anak, kemarin, Selasa 23/6/2026.

‎Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kasi Humas Polres Blora AKP Midiyono membenarkan adanya peristiwa tersebut. Setelah menerima laporan dari warga, personel Polsek Kradenan bersama tim medis mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

‎”Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, kami tidak ditemukan tanda kekerasan. Dugaan sementara korban meninggal akibat gantung diri,” kata AKP Midiyono.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, AKP Midiyono menambahkan bahwa terkait motif aksi nekat tersebut, pihak kepolisian menduga korban mengalami tekanan ekonomi yang cukup berat.

‎Dugaan itu menguat setelah keluarga menyampaikan bahwa sebelum kejadian korban dan suaminya sempat membicarakan biaya pendidikan anak mereka yang berencana melanjutkan pendidikan ke pondok pesantren. Namun demikian, polisi menegaskan informasi tersebut masih merupakan dugaan awal dan belum dapat dipastikan sebagai penyebab utama.

“Dugaan sementara, korban mengalami kesulitan ekonomi terkait biaya anaknya yang ingin masuk pondok pesantren. Hal tersebut diduga memicu korban melakukan tindakan nekat tersebut,” tambahnya.

‎Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan barang bukti berupa seutas tali tampar plastik berwarna kuning. Setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh tim medis, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *