Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci utama dalam menentukan mutu pelayanan publik yang diberikan pemerintah daerah.8⁸
“Aparatur sipil negara (ASN) adalah garda terdepan pelayanan publik. Secanggih apa pun sarana yang tersedia, baik melalui media sosial maupun aplikasi digital, tidak akan berarti jika SDM-nya tidak berkualitas,” kata Luthfi di Semarang, Kamis. Di kutip dari antara
Ia meminta seluruh ASN di Jawa Tengah terus meningkatkan profesionalisme dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Yang dibutuhkan adalah birokrasi yang melayani, bukan dilayani,” tegasnya.
Secara umum, lanjut Luthfi, kualitas pelayanan publik di Jawa Tengah sudah berjalan baik. Namun, ia menilai perlu adanya integrasi pelayanan publik secara nasional, mulai dari tingkat daerah hingga pusat.
“Kita harus memiliki sistem pelayanan publik yang terintegrasi secara nasional sehingga siapapun yang menjabat, baik sekarang maupun di masa depan, bisa tetap sinergis,” ujarnya.
Usulan tersebut mendapat dukungan dari anggota Komisi II DPR RI, M. Toha. Ia sependapat bahwa integrasi pelayanan publik akan memperkuat efisiensi birokrasi.
Namun demikian, Toha menekankan pentingnya peningkatan kualitas ASN.
“Setiap ada kebijakan baru, petugas pelayanan publik harus mampu menjelaskan dengan baik agar tidak menimbulkan miskomunikasi dengan masyarakat,” katanya













