BeritaSemarang

BGN Puji Jawa Tengah Jadi Provinsi Terbaik Jalankan Program Makan Bergizi Gratis

78
×

BGN Puji Jawa Tengah Jadi Provinsi Terbaik Jalankan Program Makan Bergizi Gratis

Sebarkan artikel ini

SEMARANG – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas keberhasilan dan kecepatan dalam mengawal pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Dadan, di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi, Jawa Tengah menjadi provinsi paling progresif sekaligus terbaik dalam penyelenggaraan program pemenuhan gizi bagi masyarakat.

“Pak Gubernur Ahmad Luthfi ini luar biasa. Beliau langsung menelepon saya, minta agar segera digelar rapat koordinasi bersama seluruh kepala daerah supaya program MBG ini berjalan aman, higienis, dan berkelanjutan,” ujar Dadan usai menghadiri Rapat Koordinasi MBG dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di GOR Jatidiri, Semarang, Senin (6/10/2025).

Ia menilai inisiatif Gubernur Luthfi untuk mempertemukan pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam satu forum menjadi bukti nyata sinergi yang efektif. Hingga kini, Jawa Tengah tercatat sebagai daerah dengan capaian tertinggi pelaksanaan MBG secara nasional. Dari total lebih dari 10.000 SPPG di 38 provinsi, Jawa Tengah telah mengoperasikan 1.596 SPPG, atau sekitar 50 persen dari target nasional.

“Pelaksanaan MBG di Jawa Tengah bukan hanya unggul dari sisi jumlah, tetapi juga dari manajemen dan pengawasan pangan. Program ini berjalan dengan sangat baik,” jelas Dadan.

Ia menambahkan, keberhasilan program MBG juga berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. “Efeknya luar biasa, industri pangan lokal ikut tumbuh — mulai dari pemasok sayur, beras, hingga produsen susu dan food tray,” ungkapnya.

Dadan menegaskan, Jawa Tengah menjadi contoh bagaimana komitmen kuat pemerintah daerah mampu memastikan keberlanjutan program gizi nasional. “Kita mulai langkah koordinasi ini dari Jawa Tengah. Gubernur Ahmad Luthfi menjadi inisiator luar biasa, dan model seperti ini akan kita kembangkan di provinsi lain,” katanya.

 

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa rapat koordinasi tersebut digelar untuk memastikan pengawasan pangan dilakukan lebih ketat dan pelaksanaan MBG berjalan konsisten di seluruh kabupaten/kota.

“Harapan saya, kejadian-kejadian sebelumnya tidak terulang lagi. Program ini harus aman, higienis, dan berkelanjutan. Semua kepala daerah punya tanggung jawab moral memastikan anak-anak kita mendapatkan makanan sehat setiap hari,” tegas Luthfi. di kutip dari detiknews

Ia juga menegaskan kesiapan Jawa Tengah menjadi percontohan nasional dalam sistem pengawasan dan pengelolaan dapur MBG.

“Hari ini kita sepakat, Jawa Tengah menjadi percontohan. MBG kita harus aman, higienis, dan berkelanjutan. Tidak boleh berhenti,” pungkasnya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *