Pati injateng.id— Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pati bersama berbagai stakeholder melaksanakan kegiatan penanaman bersama bibit pohon jati di petak 137C, wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Guyangan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kuwawur, Rabu (3/12). Kegiatan ini merupakan bagian dari program penanaman rutin sekaligus pembangunan kawasan hutan yang terus digencarkan oleh Perhutani.
Administratur KPH Pati, Sukmono Edwi Susanto, turut hadir dan memimpin langsung kegiatan tersebut, didampingi jajaran manajemen KPH Pati serta para petugas lapangan. Penanaman juga melibatkan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Jati Lestari Desa Karangsumber Kecamatan Winong yang diwakili oleh Wanto, serta Karang Taruna Desa Guyangan yang diwakili Yuniroh.
Acara dimulai dengan apel pagi bersama di lokasi penanaman, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bibit jati secara simbolis dari Administratur Perhutani kepada perwakilan peserta. Dalam sambutannya, Sukmono menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga kelestarian hutan.
“Penanaman ini merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai insan kehutanan. Pohon jati yang kita tanam hari ini bukan hanya investasi kayu di masa depan, tetapi juga sumber oksigen yang sangat penting bagi keberlangsungan kehidupan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan LMDH dan para stakeholder yang berperan penting dalam keberhasilan pengelolaan hutan. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dapat mendorong terwujudnya hutan yang kembali pada fungsi ekologisnya sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga sekitar.
Perwakilan LMDH, Wanto, dan perwakilan Karang Taruna, Yuniroh, mengaku antusias dan bangga dapat ikut terlibat dalam kegiatan ini. Mereka menegaskan bahwa pelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama dan kolaborasi seperti ini dapat memperkuat upaya menjaga kelestarian hutan serta mencegah bencana seperti banjir.
Kegiatan ditutup dengan penanaman bibit jati di area yang telah disiapkan seluas 22,8 hektare. Penanaman bersama ini diharapkan menjadi contoh nyata pengelolaan hutan berkelanjutan berbasis kemitraan antara Perhutani dan masyarakat.













