BeritaPolitikRembang

Bawaslu Rembang Gencarkan Sosialisasi PDPB, Tempel Poster Aduan di Sekolah

26
×

Bawaslu Rembang Gencarkan Sosialisasi PDPB, Tempel Poster Aduan di Sekolah

Sebarkan artikel ini
Pemasangan Poster Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), Di SMK N 1 Rembang, Senin, (4/8/2025)

Rembang, injateng.id – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), Bawaslu Kabupaten Rembang terus melakukan berbagai langkah sosialisasi. Salah satu metode yang digunakan adalah pemasangan poster posko aduan di lingkungan sekolah, dengan sasaran utama para pemilih pemula.

Pada Senin (4/8/2025), Bawaslu Rembang memasang poster di SMK Negeri 1 Rembang. Sekolah kejuruan tersebut dipilih karena memiliki jumlah siswa yang signifikan dan sebagian besar telah masuk dalam kategori usia pemilih pada pemilu mendatang.

Kepala Subbagian Pengawasan Pemilu dan Humas Bawaslu Rembang, Muhammad Hanif, menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari strategi untuk menjangkau segmen pemilih pemula yang kerap luput dari perhatian.

“Kami ingin membuka ruang aduan seluas-luasnya bagi masyarakat, khususnya pelajar, agar mereka tahu bahwa mereka punya peran penting dalam mengawal hak pilih,” kata Hanif.

Ia menambahkan, pengawasan terhadap proses PDPB merupakan langkah krusial dalam menjamin keakuratan data pemilih dan mencegah potensi penyalahgunaan hak suara pada pemilu yang akan datang. Keterlibatan masyarakat dalam melaporkan ketidaksesuaian data menjadi elemen penting dalam mewujudkan pemilu yang inklusif dan akuntabel.

Sejalan dengan hal ini, Koordinator Divisi P2H Bawaslu Rembang Muhammad Bayanul Lail, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari agenda sosialisasi pengawasan partisipatif yang terus digalakkan oleh Bawaslu Rembang.

“Kami menyadari bahwa pengawasan tidak bisa hanya dilakukan oleh Bawaslu saja. Karena itu, kami mendorong keterlibatan publik, termasuk dari kalangan pelajar dan guru, untuk ikut serta dalam mengawasi proses pemutakhiran data,” ujar Bayan.

Menurut Bayan, pemasangan poster hanyalah salah satu bentuk pendekatan. Ke depan akan banyak kegiatan inovatif di beberapa sekolah se-Kabupaten Rembang.

“Kami ingin membangun budaya demokrasi sejak dini. Jika sejak muda mereka sudah terbiasa kritis dan peduli terhadap proses pemilu, maka demokrasi kita ke depan akan jauh lebih sehat,” tambahnya.

Bawaslu Kabupaten Rembang berkomitmen untuk terus melakukan edukasi dan membuka saluran komunikasi seluas mungkin, agar masyarakat tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga aktif sebagai pengawas partisipatif dalam setiap tahapan pemilu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *