Rembang, injateng.id— Ratusan anggota Ansor dan Banser Kabupaten Rembang menggelar Apel Siaga bertema “Jaga Kiai, Jaga Negeri”, Jumat sore (17/10/2025). Apel berlangsung di depan kantor PC Nahdlatul Ulama (NU) Rembang dan dilanjutkan long march menuju Kantor Bank Mega Syariah di Jalan RA. Kartini no. 56.
Aksi ini sebagai bentuk protes keras terhadap tayangan acara Xpose Uncensored di stasiun Trans7 yang dianggap menghina kiai dan pesantren. Ketua PC GP Ansor Rembang, Gus Nadhif Shidqi, menegaskan bahwa penghinaan terhadap kiai dan pesantren tidak bisa ditoleransi.
“Kiyai dan pesantren adalah pilar peradaban bangsa, setiap bentuk pelecehan terhadap kiyai dan pesantren merupakan tindakan yang menodai kehormatan umat Islam, serta mengancam harmoni kehidupan berbangsa,” tegasnya.
Dalam orasinya, Gus Nadhif membacakan tujuh poin tuntutan kepada pihak Trans7 dan induk perusahaannya, CT Corp. Di antaranya: meminta permintaan maaf terbuka, mendesak pencabutan izin siar Trans7, dan mengimbau boikot seluruh produk CT Corp seperti Transmart, Bank Mega, Allo Bank, dan detik.com.
Perwakilan Bank Mega Syariah Rembang menerima rombongan Ansor-Banser dan menyampaikan permohonan maaf serta rasa hormat kepada keluarga besar NU.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Kami sangat menghormati pesantren dan para kiai. Aspirasi ini akan kami sampaikan ke pimpinan pusat,” ujar perwakilan Bank Mega Syariah.
Aksi yang diikuti ratusan peserta ini berjalan damai. Para peserta kemudian membubarkan diri pukul 17.00 WIB dengan tertib. (Bas)













